Jakarta – Komunitas Donor Darah Masjid Green Park View (GPV) berkolaborasi dengan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Cabang Jakarta Barat menggelar aksi kemanusiaan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang mempertemukan semangat religius masjid dengan misi kemanusiaan universal melalui donor darah.
Acara yang dipusatkan di Aula Serbaguna Tower F, Apartemen Green Park View, berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Sejak pagi hari, antusiasme peserta yang terdiri dari jemaah masjid dan warga sekitar sudah terlihat memadati lokasi untuk mendaftarkan diri secara sukarela.
Selain aksi donor darah, panitia penyelenggara juga menghadirkan beragam layanan kesehatan gratis yang berlokasi di area Masjid GPV. Layanan tersebut mencakup pengobatan tradisional dan komplementer seperti bekam, totok jari, akupunktur, hingga berbagai terapi kesehatan lainnya yang ditujukan bagi masyarakat umum.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua PDDI DKI Jakarta, Mohammad Dawam, S.H.I., M.H. perwakilan PDDI Cabang Jakarta Barat sekaligus penggerak komunitas, Ustadz Sujarwo, S.Pd., serta pengurus PDDI DKI Jakarta, Elsi Damayanti. Kehadiran para tokoh ini memberikan dukungan moral bagi para relawan dan tenaga medis yang bertugas di lapangan.
Mohammad Dawam menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan di Apartemen Green Park View ini. Ia mencatat terdapat lebih dari 63 peserta yang berpartisipasi dalam agenda yang memadukan donor darah dengan bakti sosial kesehatan tersebut.
“Saya apresiasi terlaksananya Giat Donor Darah di Apartemen Green Park View dengan peserta di atas 63-an, di mana giat ini dipadukan dengan baksos, bekam, akupunktur, totok jari, dan cek darah melalui kerja sama dengan Perusahaan Perumahan Sierra Residence,” ujar Mohammad Dawam dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Dawam, kolaborasi lintas sektor seperti ini memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan stok darah nasional. Ia menekankan bahwa sinergi antara komunitas masjid, organisasi donor darah, dan pihak swasta sangat diperlukan untuk memastikan ketersediaan kantong darah tetap stabil menjelang bulan suci Ramadhan.
Lebih lanjut, Dawam menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini melampaui sekadar angka atau target kepesertaan. Baginya, setiap tetes darah yang terkumpul memiliki nilai kemanusiaan yang sangat tinggi bagi mereka yang membutuhkan bantuan medis darurat di rumah sakit.
“Kita tidak melihat jumlah besar kecilnya kepesertaan, tapi manfaat besar dan solidaritas kemanusiaan yang tidak ternilai, bahwa setetes darah yang disumbangkan akan memberikan manfaat bagi kehidupan orang lain,” lanjut Dawam menekankan pentingnya solidaritas sosial tanpa batas.
Sebagai penutup, ia menyatakan bahwa donor darah adalah bentuk amal konkret yang melintasi sekat-sekat perbedaan di masyarakat. Ia berharap semua pihak terus mendukung gerakan serupa karena donor darah merupakan amal universal yang tidak memandang latar belakang identitas, ras, agama, maupun keyakinan seseorang.









