Indonewsia.id – Warga korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang mengibarkan bendera putih di sejumlah posko sepanjang Jalan Lintas Medan–Banda Aceh. Aksi ini menjadi simbol keterpurukan dan tanda menyerah atas kondisi yang tak kunjung membaik pascabencana.
Warga juga mengeluhkan padamnya listrik yang berlarut-larut, sehingga menghambat aktivitas, distribusi bantuan, dan pemulihan kehidupan sehari-hari sambil menamcapkan bendera putih.
Melalui video tersebut masyarakat mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat dan taktis, termasuk percepatan pemulihan listrik, agar mereka dapat kembali hidup normal dan menurunkan bendera putih segera.
Aksi tersebut viral di media sosial dan memicu desakan warganet agar pemerintah segera turun tangan secara nyata.









