Penataan Ruang Publik Dinilai Jadi Strategi Bangun Kota Humanis

FPPJ Nilai Penataan Ruang Publik oleh Pramono Anung sebagai Langkah Strategi

Avatar photo

Jakarta – Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menilai langkah Pramono Anung dalam menata dan mengembalikan fungsi ruang publik sebagai bagian dari upaya strategis menghadirkan ruang kota yang lebih tertib dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini disampaikan usai peresmian Taman Bendera Pusaka sebagai salah satu ruang terbuka yang kini dapat dimanfaatkan warga.

Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta, Ryan Endriyansah, menyatakan bahwa penataan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menyediakan ruang publik yang inklusif, tertata, dan ramah bagi seluruh kalangan.

“Peresmian taman ini menjadi penanda bahwa ruang kota kembali difungsikan untuk kepentingan warga. Tidak hanya sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial, kegiatan budaya, dan penguatan kohesi masyarakat,” ujar Ryan dalam keterangan resminya, Minggu, 22 Februari 2026.

Menurutnya, keberadaan ruang publik yang aktif dan terkelola dengan baik berpotensi mendorong partisipasi warga dalam berbagai aktivitas positif, mulai dari olahraga, edukasi, hingga kegiatan komunitas. Kondisi ini dinilai dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

FPPJ juga mendorong agar penataan ruang publik dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan di berbagai wilayah Jakarta, sehingga akses terhadap ruang terbuka semakin merata.

“Ruang publik yang terawat dan dimanfaatkan secara optimal akan membentuk kota yang lebih humanis, sehat, dan berdaya. Keterlibatan pemuda juga penting untuk memastikan ruang-ruang tersebut tetap hidup dan produktif,” tambahnya.

Dengan penataan yang berkelanjutan, ruang terbuka di Jakarta diharapkan semakin berfungsi sebagai sarana rekreasi, interaksi sosial, serta penguatan identitas kota. ***