Serap Cabai dari Daerah Bencana, Langkah Pasar Jaya Diapresiasi FPPJ

Avatar photo
Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriyansh, memberikan pernyataan terkait apresiasi terhadap langkah Perumda Pasar Jaya dalam penyerapan cabai dari Aceh guna membantu percepatan pemulihan ekonomi petani pascabencana.

JAKARTA, INDONEWSIA.ID — Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta, Endriyansh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya yang membeli dan mendistribusikan cabai dari Aceh, wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Kebijakan tersebut dinilai membantu percepatan pemulihan ekonomi petani di daerah terdampak. Menurut Endriyansh, penyerapan cabai langsung dari petani Aceh memberikan kepastian pasar di tengah terganggunya rantai distribusi akibat bencana.

“Pasar Jaya hadir sebagai offtaker yang memastikan hasil panen petani Aceh tetap terserap. Ini langkah konkret yang membantu petani bangkit lebih cepat pascabencana,” ujar Endriyansh, Senin (22/12/2025).

Ia menilai kolaborasi antardaerah tersebut mencerminkan solidaritas yang saling menguatkan. Di satu sisi, Jakarta memperoleh pasokan cabai berkualitas dengan harga terjangkau, sementara di sisi lain petani Aceh mendapatkan dukungan nyata untuk menjaga keberlangsungan usaha mereka. Endriyansh berharap pola kerja sama serupa dapat berkelanjutan dan diperluas ke komoditas pangan lainnya.

“Kolaborasi antardaerah melalui BUMD pangan seperti Pasar Jaya dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta memilih langkah konkret untuk menunjukkan solidaritasnya. Melalui Perumda Pasar Jaya, Pemprov DKI membeli langsung cabai dari petani Aceh dan mendistribusikannya ke pasar-pasar tradisional di Ibu Kota.

Langkah tersebut diawali dengan pembelian 1,4 ton cabai dari Aceh yang kemudian disalurkan ke sejumlah gerai milik Perumda Pasar Jaya. Selain menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai di Jakarta, kebijakan ini juga diarahkan untuk memastikan petani Aceh yang terdampak bencana tetap memiliki akses pasar dan sumber pendapatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *